Monday, May 9, 2011
Selasi.Net Blog : Informasi ASI dan Menyusui
One of my reference mengenai informasi ASI dan Menyusui....
Monday, August 2, 2010
Perayaan Pekan ASI Sedunia 2010
Dalam rangka turut serta pada perayaan PEKAN ASI SEDUNIA 2010, serta sebagai perwujudan komitmen kami atas 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (LMKM), maka AIMI cabang Jawa Barat menyelenggarakan :
1. Bazaar PAS (Pekan ASI Sedunia), ada perlengkapan menyusui, ibu dan anak, dan tentunya penawaran menarik untuk berbagai produk.
2. Pojok Konseling Laktasi. Bagi moms sekalian (atau rekannya) yg mengalami masalah apapun dalam menyusui, silahkan kunjungi acara ini. Moms akan dilayani langsung oleh Konselor Laktasi kami.
3. Seminar HYPNOBREASTFEEDING : Afirmasi positif untuk meningkatkan keberhasilan dalam memberikan ASI Eksklusif, bahkansampai dengan 2 tahun.Dengan pembicara Fonda Kuswandi, seorang Clinical Hypnotherapist & Lactation Counselor
4. Pemutaran video AIMI
Acara tersebut akan diselenggarakan pada :
Hari/tanggal : Minggu, 8 Agustus 2010
Waktu : Pukul 09.00 - 15.00 WIB
(Seminar 09.00-12.00 WIB)
Tempat : Aula Gagas Ceria, Jl Malabar 82 Bandung *)
HTM :
1. Bazaar : gratis
2. Pojok Laktasi Rp 35.000/org, gratis bagi peserta seminar
3. Seminar : Rp 110.000/org
(Fasilitas : Goodie bag, seminar kit, snack, sertifikat)
Untuk pendaftaran selama Pekan ASI Sedunia, 1-7 Agustus 2010 dapatkan harga khusus
- Konseling Rp 25.000/org
- Seminar Rp 95.000/org, Rp 180.000/couple
(Harga member dan non member)
Pendaftaran melalui email ke: daftar.bandung@aimi-asi.org, dengan CP :Agie 0813 2179 6641/022-9199 9055, Astri 0818 0907 7076
Penawaran Sponsor :
Bagi yang ingin mengembangkan usaha, dibuka kesempatan untuk bergabung dalam kegiatan WBW ini melalui sponsorship dan pendirian stand/booth.
Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi :
Yani : 0813 2100 9279, Agie 0813 2179 6641/022-9199 9055
Catatan :
Berhubung selama seminar membutuhkan ketenangan dan tingkat konsentrasi yang tinggi, maka tidak disarankan untuk membawa turut serta anak ke ruang seminar dan kami menyediakan ruangan khusus untuk anak dan pengasuh/ayah/ kerabat.
Kesempatan terbatas..ditunggu kehadirannya moms. .!
Salam ASI,
AIMI JABAR
(AIMI sebagai kelompok pendukung ibu menyusui merupakan organisasi nirlaba dengan tujuan utama adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang menyusui di Indonesia. Semua donasi, kontribusi, dan pembayaran yang diterima akan digunakan untuk mendanai kegiatan ini, dan sisa dana yang diperoleh akan digunakan untuk mendukung program-program AIMI.)
--
Siti Mulyani
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) cabang Jawa Barat
yani@aimi-asi.org
http://jabar.aimi-asi.org
Menyusui: Anak Sehat, Keluarga Bahagia
AIMI adalah organisasi nirlaba yang berbasis kelompok sesama ibu menyusui dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, informasi tentang ASI & prosentase ibu menyusui di Indonesia.
Para OS ..Ikutan yukk
1. Seminar HYPNOBREASTFEEDING : Afirmasi positif untuk meningkatkan keberhasilan dalam memberikan ASI Eksklusif, bahkan sampai dengan 2 tahun,dengan pembicara Fonda Kuswandi, seorang Clinical Hypnotherapist & Lactation Counselor. . Yang akan di selenggarakan pada Minggu 8 Agustus 2010..Keterangan lebih lengkap silahkan klik halaman ini.
2. Bazaar kebutuhan Ibu dan Anak
Dalam kesempatan ini juga pada hari yang sama kita adakah bazaar perlengkapan Ibu dan anak terutama perlengkapan untuk menyusui..kepengennya seminggu sih bazaarnya..tapi belum memungkinkan..
jadi buat para OS yukk ikutan yukk..
persyaratannya gampang ko :
A. Produk yang dipasarkan adalah produk kebutuhan bagi Ibu dan Anak tentunya, karena ini di khususkan bagi Ibu Hamil, menyusui, anak anak, yang tidak melanggar ketentuan yang telah di tetapkan.
B. Produk yang di perjuabelikan adalah bukan produk yang bertentangan dengan cita-cita, visi dan misi AIMI. AIMI tidak memperkenankan penjualan produk berupa : Susu Formula, Obat-obatan kimia, produk suplemen, Botol Susu, Empeng, Dot, produk yang berkaitan dengan makanan instant untuk bayi.
jadi yuk mareee buruan daftar...
berminar?? kirim email ke yani@aimi-asi.org dengan subject : PAS 2010
untuk selanjutnya akan di follow up..
yukk ahhh.. stand dibatasi hanya untuk 15 saja..
Pekan ASI SEDUNIA
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) cabang Jawa Barat
yani@aimi-asi.org
http://jabar.aimi-asi.org
Menyusui: Anak Sehat, Keluarga Bahagia
AIMI adalah organisasi nirlaba yang berbasis kelompok sesama ibu menyusui dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, informasi tentang ASI prosentase ibu menyusui di Indonesia.
Sunday, August 1, 2010
Hypnobreastfeeding Seminar..Ikutan yukk
Dear moms di Bandung & sekitarnya.. .
Dalam rangka turut serta pada perayaan PEKAN ASI SEDUNIA 2010, serta sebagai perwujudan komitmen kami atas 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (LMKM), maka AIMI cabang Jawa Barat menyelenggarakan seminar HYPNOBREASTFEEDING dengan pembicara Fonda Kuswandi, seorang Clinical Hypnotherapist & Lactation Counselor.
Seminar Hypnobreastfeeding akan diselenggarakan pada :
Hari/tanggal : Minggu, 8 Agustus 2010
Waktu : Pukul 10.00 - 12.00 WIB
Tempat : Aula Gagas Ceria, Jl Malabar 82 Bandung *)
HTM : Rp 110.000/org
Fasilitas : Goodie bag, seminar kit, snack, sertifikat
Ketentuan:
- Pendaftar 'early bird' yang melakukan pelunasan sebelum tanggal 20 Juli 2010, mendapatkan diskon khusus HTM sebesar Rp 90.000/org
- Untuk pendaftar 'early bird' tidak berlaku diskon member AIMI
- Pendaftaran mulai tanggal 21 Juli 2010 berlaku harga normal, dan dapat menggunakan diskon member AIMI sebesar 10%
- Pendaftaran melalui email ke: daftar.bandung@aimi-asi.org, dengan CP :Agie 0813 2179 6641/022-9199 9055, Astri 0818 0907 7076
Tersedia Pojok konsultasi laktasi *)
- gratis (bagi peserta seminar)
- Rp 35.000/org untuk non peserta
Berhubung selama seminar membutuhkan ketenangan dan tingkat konsentrasi yang tinggi, maka tidak disarankan untuk membawa turut serta anak ke ruang seminar dan kami menyediakan ruangan khusus untuk anak dan pengasuh/ayah/ kerabat.
Kesempatan terbatas..ayo buruan daftar..moms. .!
Penawaran Sponsor :
Bagi yang ingin mengembangkan usaha, dibuka kesempatan untuk bergabung dalam kegiatan WBW ini melalui sponsorship dan pendirian stand/booth.
Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi :
Yani : 0813 2100 9279 / 022 7622 4122
Salam ASI,
AIMI JABAR
* pendaftaran untuk konsultasi menghubungi panitia selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum acara
(AIMI sebagai kelompok pendukung ibu menyusui merupakan organisasi nirlaba dengan tujuan utama adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang menyusui di Indonesia. Semua donasi, kontribusi, dan pembayaran yang diterima akan digunakan untuk mendanai kegiatan ini, dan sisa dana yang diperoleh akan digunakan untuk mendukung program-program AIMI.)
Tuesday, May 18, 2010
Ikutan yukkk
dan Dalam rangka peluncuran AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) cabang Jawa Barat dan sekaligus memperkenalkan AIMI Jawa Barat kepada masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya
Akan diselenggarakan kegiatan yang menandai berdirinya AIMI cabang Jawa Barat dengan serangkaian kegiatan :
- Menyusui Serentak 100 Ibu
- Talkshow mengenai pentingnya ASI dan IMD
- Bazaar aneka kebutuhan menyusui, Ibu dan Anak
Halo para moms & dads di Bandung & sekitarnya.. .
Sebagian anggota milis AFB Bandung,dengan dukungan dari AIMI Pusat dan pemerintah daerah tingkat I bersepakat untuk membentuk AIMI Cabang Jawa Barat.
Tujuan dari pendirian AIMI Cabang Jawa Barat ini adalah untuk lebih menggiatkan kampanye dan pendidikan tentang pentingnya ASI di Kota Bandung dan kota-kota lainnya di Jawa Barat, sehingga lebih banyak lagi ibu-ibu di wilayah Jawa Barat yang dapat memberikan ASI serta mendapatkan dukungan yang dibutuhkan.
Untuk peresmiannya, akan ditandai dengan :
1. Menyusui Serentak 100 Ibu di Kota Bandung dan sekitarnya,
2. Talkshow dgn materi IMD dan ASIX sebagai modal utama optimalisasi perkembangan anak oleh DR. Utami Roesli,
3. Bazaar,
yang akan diselenggarakan pada :
Acara akan diselenggarakan pada :
Hari Sabtu 5 Juni 2010
Pukul 08.00-15.00
Bertempat di Gedung Sate Jl Diponegoro Bandung
Biaya :
Talkshow - Rp 20.000 (member AIMI), Rp 25.000 (umum)
Fasilitas :
- Seminar kit
- Snack
Menyusui Serentak + Talkshow - Rp 30.000 (member AIMI), Rp 35.000 (umum)
Fasilitas :
- Seminar kit
- snack
- goodie bag
- sertifikat partisipasi menyusui serentak
Pendaftaran :
- Email ke daftar.bandung@aimi-asi.org
Dengan Format sebagai berikut :
2. No HP:
3. Email :
4. Jumlah Anak : (atau tulis Hamil)
5. Tanggal Lahir Anak:
6. Pekerjaan :
7. Masalah menyusui yang pernah dialami :
8. Daftar untuk seminar / menyusui serentak
Mohon menyertakan data selengkapnya dan nanti Anda akan menerima konfirmasi mengenai nomor rekening untuk melakukan pembayaran.
Contact person :
- Esty : 0815 4659 7337
- Handa :
- Astri : 0818 0907 7076
Bagi yang ingin mengembangkan usaha, dibuka kesempatan join di acara lewat sponsorship dan pendirian stand/booth. Untuk keterangan lebih lanjut dapat meghubungi panitia pada :
- Yani : 0813 2100 9279 / 022 7622 4122
- Lintang : 0856 114 2223 / 022 7618 8761
Kami tunggu partisipasinya,
Salam ASI !
tunggu apa lagi gabung yuk dengan jadi peserta menyusui..
udah ga menyusui..
atau mau konseling tentang ASI ..ada juga lohh..
yuk ayu sambil belanja..kebutuhan baju menyusui, baju anak, dan
aneka kebutuhan Ibu dan anak..yukk mariii..sambil rumpi kopdaran...
atau malah mau juwalann*? bolehhh
hubungin segera panitia yahh
tempat nya terbatas* soalnya...
ditunggu yahhhh
*yang mau ikutan jaid sponsor atau bazaar silahkan proposalnya ada disertakan
Friday, March 12, 2010
(Sharing) Pengalaman memberi ASI dengan sendok
lets cekit ot..ga wajib baca ko ..takut malah bikin eneq..
==================================================================
Sejak dinyatakan hamil, saya sudah mulai mencari informasi kesehatan terutama dalam hal kehamilan dan kelahiran, mengingat banyak sekali mitos-mitos yang beredar yang tidak jelas sumbernya. Seperti biasa internetlah media yang paling dekat dengan saya, dan internet pula yang mengantarkan saya pada keyakinan untuk dapat memberikan ASI Ekslusif dan semaksimal mungkin. Selain karena manfaatnya yang luar biasa bagi kesehatan anak, juga karena ASI adalah Hak anak dan menjadi kewajiban bagi seorang Ibu. Awalnya saya sebagai Ibu bekerja mempunyai persepsi yang sama seperti lazimnya yang sudah ada bahwa jika seorang Ibu bekerja ataupun tidak bekerja maka susu formula adalah suatu pilihan yang kadang menjadi keharusan..dan mitos bekerja..
untuk beli susu anakpun sudah menempel di benak saya.. Alhamdulillah tenyata semua pandangan saya terbantahkan..
Bayi kami lahir dengan selamat dengan bobot lumayan besar 3,7 kg dan TB 49 cm melalui proses normal meski dengan perjuangan yang panjang. Ketika itu saya
mendapatkan cuti 3 bulan, bayi kami yang diberi nama Malya lahir di hari ke 3 saya mengambil cuti otomatis cuti terbanyak dihabiskan mengurus Malya..Alhamdulillah..
Segala informasi mengenai ASI yang sudah saya siapkan ketika sebelum cuti karena saya akan tidak terhubung dengan internet, kendala-kendala yang mungkin timbul sudah berulang kali dan bulak balik dibaca untuk meneguhkan hati, karena ternyata banyak sekali godaan, hambatan dalam proses itu..dan yang paling utama adalah menjaga kestabilan emosi kita..
Hari demi hari dan bulan berganti tak terasa..Malya kecil kami pun semakin mengemaskan..bobotnya naik terus dalam usia 2 bulan berat badannya..sudah mencapai 2 kali lipat dari berat lahirnya 7,7 kg. Kekhawatiran dan kecemasan pun mulai datang menyergap..karena dalam waktu dekat cuti akan habis dan tentunya saya harus kembali kepada rutinitas yakni bekerja. Bagaimana nanti Malya?Pada saat itu sampai malya berusia 2 bulan belum juga kami mendapatkan asisten yang kelak akan menjaga Malya. Membuka kembali artikel yang sudah saya siapkan mengenai pemberian asi perah, dalam semua artikel dan referensi menyarankan untuk tidak memberikan dot, yah dot memang saya hindari selama proses menyusui karena lebih pada ketakutan bingung puting…yang tentunya akan mengagalkan keinginan untuk dapat memberikan asi ekslusif dan keterikatan emosi antara saya dan Malya, namun ada kekhawatiran dan tidak dapat dipungkiri karena pengaruh dari pihak luar bahwa hal itu mustahil, menyusu tanpa dot…
Kebetulan dari kado hadiah banyak juga yang memberi dot dan botol- botol susu, dan Mama saya menganjurkan beberapa dot yang memiliki bentuk dan elastisitas, beberapa merek sempat suami saya beli atas anjuran Mama, memang Mama saya saat itu mengurusi keponakan-keponakan saya yang usianya terpaut 1-2 thn. Baby Malya selalu menolak di berikan dot atau menyusu pada dot..dan ini mulai menambah kekhawatiran saya.. tapi mama saya meyakinkan pasti bisa..saat itu saya kurang sreg karena mama aga sedikit memaksa lebih tepatnya menjejali..saya sedikit kecewa juga dan setengah hati mencobakan dot pada malya, sampai beruang kali saya di ceramahi karena tidak di biasakan memberikan dot..waktu terus berjalan..saya semakin gundah dengan dilema dot ini..membaca referensi semua tidak menganjurkan..semakin bingunglah saya..tapi saya pun tak kuasa memaksakan dot pada baby Malya..
Sampai akhirnya pada suatu hari, saya mencoba menyuapi malya dengan sendok, saya tidurkan dengan posisi sedikit aga duduk dibantu bantal-bantal disekelilingnya..Alhamdulillah bisa..sejak saat itu lah saya berkeyakinan..untuk tidak memberikan asi perah dengan dot..saya utarakan pada suami Alhamdulillah suami malah mendukung sekali dan menyampaikan untuk tidak mengunakan dot setelah mengetahui dampak negatif dari pemberian dot.
Kebetulan saya tinggal bersama mertua saya yang saat itu masih bekerja, dan Mama saya tinggal masih satu kota dengan jarak tempuh ke rumah saya sekitar 15 menit. Mama saya sering mengunjungi saya, setiap weekend sering juga menginap, dan sampai waktunya saya harus kembali ke kantor akhirnya mama saya yang mengurusi untuk sementara sampai mendapatkan pengasuh, selama kurang lebih 3 minggu baby Malya dipegang mama, setelah sebelumnya saya sudah amankan dengan umpetin semua dot – dot an, dan saya yakinkan secara terus menerus.. kalo baby Malya bisa minum asip (asi perah) dengan sendok, dengan saya jelaskan tips dan triknya..sampe saya print kan jadwal nya untuk menghindari kesulitan dan kepanikan, selang 1 satu minggu saya masuk kantor kami sudah dapat pengasuh meski tidak bertahan lama karena selain itu tidak terlalu care dengan anak dia juga merasa kesulitan dengan pemberian asip.
Mama saya bisa memberikan asi perah dengan cara di gendong meski lebih banyak belepotan dan kebuangnya, Alhamdulillah malya miminya juga banyak. Hanya mungkin tetap tidak praktis bagi mama..hal itu lah yang membuat mama tidak berenti untuk terus mencoba memberikan dot..pinternya malya selalu menolak…hehehe..
Alhamdulillah tidak lama berselang saya mendapatkan asisten baru aga sepuh seusia mama, cekatan dan telaten mengurus anak dan terbuka menerima ilmu baru salah satunya mengenai asip dan keinginan saya untuk ASI ekslusif. Setiap hari saya terus menerus menberi pengarahan mengenai teknis pemberian, berikut do and don’t dalam pemberian ASIP..dan mama juga ikut andil menjadi pengawas dan transfer ilmu juga…sampe benar – benar dilepas oleh mama saya, Emak ini -begitu kami memanggil beliau-..
memperhatikan betul karena sejak awal saya pastikan mengenai baby Malya yang bayi ASI dan tidak menggunakan dot.
Namun ada beberapa kali sepulang kerja saya menemukan dot dan botol yang sedang dikeringkan sehabis di cuci, ketika saya tanyakan pada emak, tenyata Mama saya kadang datang disiang hari dan keukeuh mencoba kan dot pada malya..dengan membawa dot sendiri dari rumah..
Satu dua kali saya biarkan hanya memberi instruksi pada emak untuk tidak diberikan..namun Mama saya gemas kali yah karena semua cucu-cucu yang diasuhnya lancar jaya pake dot..meski pada akhirnya semuanya ketergantungan pada dot..Sampe akhirnya saya meyakinkan dan agak sedikit meminta pengertian mama untuk berhenti mencobakan dot, kali ini saya beri alasan dengan memberi dot sama saja mama ngga sayang dangan saya dan cucunya karena akan mempengaruhi produksi asi saya..juga tak lupa kembali dampak negatifnya yang saya tekankan..untuk menjaga perasaan mama juga dan mencoba memberi pengertian pada mama atas keinginan saya dan suami.
Allhamdulilah mama mau mengerti, saya mengerti mama melakukan itu semata mata karena sayang dan kasihan..tapi itu dalam persepsi mama…yang masih asing akan pemberian asip dengan sendok..
Alhamdulillah pemberian asip oleh emak berjalan lancar sampai baby Malya lulus ASI ekslusif, hampir tidak menemui kendala malah emak ini ahli, lebih rapi bersih, saya sempet kagum..dengan caranya pemberian asip pada malya. Malya semakin pintar juga menyeruput asip dari sendoknya..subhanallah memang bayi itu pintar sekali dan cepat belajar..dulu sendok yang menghampiri mulut kecilnya sekarang malya lah yang duluan ga sabar kalo sudah waktunya mimi..
Jadi tidak ada yang tidak mungkin ketika kita yakin pada suatu hal apalagi..sesuatu yang benar dan demi kebaikan anak kita, kita tidak tahu sampai kita benar- mencoba..dari pengalaman tersebut beberapa hal yang saya dapatkan dalam proses pemberian ASIP menggunakan sendok sebagai berikut :
- Pemberian asip sebaiknya tidak dilakukan oleh Mama bayi, karena bayi tahu dan mengenal aroma tubuh Mamanya, sebaiknya oleh ayah, nenek, kerabat atau pengasuh.
- Pada tahap awal pemberian untuk mengindari kepanikan sebaiknya pemberian asip tidak pada saat bayi lapar, saat itu malya berusia dua bulan lebih jadi sudah memiliki ritme dan pola menyusunya yakni setiap 2 -3 jam sekali, pemberian di usahakan sebelum jam jam minumnya sehingga baby tidak di biarkan terlalu lapar..
- Tentunya penting memberi pengertian sejak awal mengenai keinginan untuk ASI Ekslusif dan share dampak nengatif dari pemberian dot pada orang – orang disekitar terutama pada orang yang akan menjaga baby selama kita tidak ada/bekerja.
- Penting sekali memilliki kelompok atau teman teman yang memiliki visi yang sama..atau keinginan yang sama … untuk meneguhkan hati karena diluar akan banyak sekali godaaan.. mitos-mitos yang kadang tidak dapat di pertanggung jawabkan..salah – salah nanti malah terpengaruhi lingkungan.
Alhamdulillah baby malya mendapatkan ASI Ekslusif kemudian diteruskan MPASI rumahan, dan weaning with love saat Malya berusia 2 tahun 6 bulan Terasa lengkap lah menjadi seorang Mama ketika kita dapat memberikan hak anak..dan terutama mendapatkan manfaat luar biasa dari pemberian ASI tersebut…Malya tumbuh menjadi anak yang sehat, ceria, dan pintar..sebuah investasi yang luar biasa..
Dan Mama saya sekarang aktif mengajak Ibu-ibu disekitarnya untuk memberikan asi dan asi perah menggunakan sendok. Subhanallah..
Ket Foto:
1. Malya was born day one..10 jan 2007
2. Malya 10 hari
3. Malya 2 bulan
4. Malya 4 bulan
Thursday, November 12, 2009
Monday, July 27, 2009
ASI oh ASI ..Masukan & Sarannya ..Please
ada tugas mata kuliah Manajemen Starejik..membuat suatu organisasi Imjiner lengkap dengan Visi Misi,nilai, Pencermatan Lingkungan INternal, Pencermatan Ling eks, KAFE dan KAFI (kajian analisa Faktor Internal) mohon bantuan dari temen temen yang pinter disini untuk kasih masukan ...
Nah, berhubung saya kuliah dtempat khusus para aparatur negara dimana saya
sekelas dengan para bapak2 dan tentunya Ibu ibu dan calon Ibu, saya gregeretan
untuk mengangkat Organisasi ASI.. karena baik dosen dan para siswa nya
hampir tidak mengenal ASIP ..(ini base on pembicaraan dan diskusi aja) tentunya
mereka tau ASI dan kelebihannya tapi terkait ibu bekerja yang memilih SUFOR menjadi
kewajiban..saya bukan memerangi SUFORNya tapi mencoba menginfokan dulu mengenai ASI dan manajemennya.. selama ini tentunya mereka tau ASI tapi hanya sebatas menyusui saja dan menganggap hal tersebut sepele saja..fenomena itu yang menjadi acuannya..sebelum kepanjangan..
Saya mohon izin mengambil salah satu organisasi yang bergerak di ASI ini sebagai tugas saya yang pada akhirnya akan di presentasikan..its so simple but yang utama ada keinginan untuk sosialisasi ASI dan ASIP di lingk teman2 baru saya.
Saya aga kesulitan dalam penentuan SWOT (untu PLI dan PLE dan KAFE KAFInya) mohon masukannya bagi teman teman disini..dalam pengisian point - point dibawah :
VISI : -- sudah diisi-
MISI : ---Sudah diisi--
Nilai : Empathy, Assist, Wisdom, ...?? adakah yang lain yag bisa dimasukan dalam
nilai2 ini??
Pencermatan Lingkungan Internal/PLI meliputi:
S/strengh atau Kekuatan :
- Meningkatnya Ibu ibu dan orang tua yang melek informasi kesehatan
- semakin kritisnya konsumen akan info dan jasa layanan kesehatan
-?
W/weakness /kelemahan :
- masih rendahnya tenaga kesehatan yang mengupadate ilmu kesehatannya
- law enforcement rendah
-??
PLE terdiri dari :
Peluang /Opportunities:
- Tingginya angka kelahiran
- ??what else yah? i have no idea
Treats/Ancaman :
- Propaganda iklan susu formula
- Masih berkembangnya mitos yang mneyesatkan mengenai ASI
- Belum adanya dukungan dari lingkungans ekitar?
-?
Untuk point KAFE dan KAFI adalah
gabungan dari SO(kekuatan dan peluang) dadihasilkan solusi :
- mendorong diciptakan peraturan pemerintah
- media info yg bersinergi dngn layanan kesehatan
- didirikan media konseling
- publikasi
??
WO(kelemahan dan peluang):
- pelatihan konselor
- Studi banding
-??
gabungan kekutan dan Ancaman :
- Membatasi iklan sufor
- Kordinasi dgn YLKI
gabungan Kelemahan dan Ancaman :
-??
-??
temans, mohon kerelaan waktunya jika yang berkenan untuk bisa membantu memberikan
masukan, ide dan sumbang saran pikirannya terkait permasalahan diatas.
terima kasihh bnayakkk..
zajakallah
wassalam
#hasil analisis ini Insya Allah berguna..bukan cuma buat saya tapi buat smua
Wednesday, July 15, 2009
semuanya berawal dari cinta - Lomba Menulis tentang Asi dan Lomba Pembuatan MPASI
Ayo bunda bunda rame rame berpartisipasi di event ini..selains ebagai bentuk sosialisasi juga sebagai bentuk cinta kita akan buah hati kita..sharing n curhat yuk maree..
semoga bisa menjadi inspirasi buat yang lain nya.. dan anak anak nya bisa bangga sama bundanya yg pinter..
Thursday, October 23, 2008
Menyusui Lah!!
| Rating: | ★★★★★ |
| Category: | Other |
By Erfi Nizar on October 20th, 2008
diterjemahkan dari artikel Suck on This!
Manusia telah menyusui selama hampir setengah juta tahun. Hanya 60 tahun terakhir ini mulai memberikan makanan cepat saji yang diproses oleh pabrik, yang dikenal dengan ’susu formula’ kepada bayi kita. Akibatnya sangat mengejutkan, seperti kematian bayi pada 6 minggu pertama kehidupannya 2x lebih tinggi, 5x lebih tinggi kemungkinan mendapat gastroenteritis, 2x lebih tinggi terkena penyakit kulit (eczema) dan diabetes, dan sampai 8x kali lebih tinggi untuk mendapat kanker getah bening.
Menyusui langsung dari dada ibuPabrik susu formula di UK mengeluarkan uang sebesar £20 (Rp. 330,000) per bayi untuk mempromosikan ‘junk food’ bayi, bandingkan dengan pengeluaran pemerintah yang hanya 14 pence (Rp. 2,300) per bayi untuk mempromosikan kegiatan menyusui. Artikel ini memaparkan dimana produsen susu bayi, profesional kesehatan yang cuek, and tidak adanya rasa peduli dari masyarakat telah secara tak langsung berkomplot untuk mejauhkan bayi dari dada ibunya dan memberikan dot sebagai pengganti. Dapatkah kita memutar balikkan kecendrungan ini?
Semua mamalia menghasilkan susu untuk anaknya, dan manusia telah mengasuh bayinya di payudara selama 400,000 tahun. Selama berabad-abad, kalau seorang wanita tidak bisa memberi makan bayinya sendiri maka wanita lain (ibu susu) akan menggantikannya. Hanya pada 60 tahun terakhir ini kita telah meninggalkan naluri mamalia kita, malahan merangkul budaya pemberian botol yang bukan hanya menganjurkan pemberikan susu formula semenjak bayi lahir, tapi juga meyakinkan bahwa pengganti ASI sama bagusnya, jika tidak lebih baik, dari pada ASI itu sendiri.
Susu formula tidak pernah dimaksudkan untuk dikonsumsi secara luas seperti sekarang ini. Susu formula dihasilkan pada akhir tahun 1800-an sebagai pengganti makanan yang diperlukan untuk bayi-bayi terlantar dan anak-anak yatim piatu yang akan kelaparan jika tidak mendapatkannya. Dalam konteks ini – dimana tidak ada makanan lain yang tersedia – susu formula menjadi penyelamat.
Tapi dengan sejalannya waktu dan kemajuan ilmu gizi manusia (khususnya nutrisi bayi secara) menjadi sangat ‘ilmiah’, pengganti ASI yang diproduksi dijual ke masyarakat umum sebagai perbaikan terhadap ASI itu sendiri.
‘Jika seseorang menanyakan “Susu formula mana yang sebaiknya saya gunakan?” atau “Mana yang terdekat dengan ASI?”, jawabannya adalah “Tidak seorangpun tahu” karena tidak ada satu sumber pun yang objektif mengenai ini pernah dibuat,’ kata Mary Smale, konselor ASI dari National Childbirth Trust (NCT) yang telah bekerja disana selama 28 tahun. ‘Hanya pembuat di pabrik-pabrik itu lah yang tahu isinya, dan mereka tidak memberitahu siapa pun.’ Mereka bisa saja mengiklankan bahan-bahan ’sehat’ yang spesial seperti oligosaccharides, long-chain fatty acids, atau, beberapa waktu lalu, beta-carotene, tapi mereka tidak pernah memberitahukan kita dari mana produk dasarnya dibuat atau dari mana bahan-bahan tersebut diperoleh.
Bagian pokok dari ASI yang telah diketahui, dipakai sebagai referensi umum untuk ilmuwan meramu susu formula bayi. Tapi, sampai hari ini, tidak ada ‘formula’ sebenarnya untuk susu formula. Malahan, proses pembuatan susu formula selama ini merupakan eksperimen.
Dengan alasan ini, produsen susu formula bisa menaruh apa saja ke dalam formula mereka. Sebenarnya, setiap produk mempunyai resep yang berbeda dari satu produksi ke produksi lainnya, tergantung dari harga dan ketersediaan dari bahan-bahan yang diperlukan. Selama ini kita berasumsi kalau susu formula diatur dengan ketat, padahal para produsen tersebut tidak diharuskan untuk transparan; contohnya, mereka tidak diharuskan untuk mencatatkan bahan-bahan spesifik dari produksi atau merek mereka ke pihak berwajib.
Sebagian besar susu formula yang ada dipasaran berasal dari susu sapi. Tapi sebelum bayi bisa meminum susu sapi dalam bentuk formula ini, susu tersebut harus dimodifikasi secara drastis. Isi protein dan mineral harus dikurangi dan isi karbohidratnya ditambah, biasanya dengan menambahkan gula. Lemak susu, yang biasanya tidak gampang terserap oleh tubuh, dihilangkan dan diganti dengan lemak tumbuhan, lemak binatang atau lemak mineral.
Vitamin dan zat tambahan masuk dalam proses penambahan, tapi tidak selalu dalam bentuk yang gampang dicerna. (Ini berarti klaim yang mengatakan bahwa susu formula ‘bergizi lengkap’ memang benar, tapi hanya dalam artian yang paling kasar yaitu susu formula sudah menambahkan vitamin dan mineral selengkap mungkin ke dalam produk gizi bermutu rendah)
Banyak susu formula yang juga telah ditambahkan pemanis. Meskipun kebanyakan susu formula untuk bayi tidak mengandung gula dalam bentuk sucrose, mereka kadang dapat mengandung tipe gula bentuk lainnya yang sangat tinggi seperti lactose (gula susu), fructose (gula buah), glucose (juga dikenal dengan dextrose, sejenis gula yang ditemukan pada tumbuh-tumbuhan) dan maltodextrose (gula malt). Hal ini dikarenakan oleh adanya kekurangan dalam peraturan, sehingga segala bentuk gula ini masih bisa diiklankan sebagai ‘bebas gula’.
Formula juga mungkin mengandung zat pencemar yang tidak sengaja masuk sewaktu proses produksi. Beberapa mungkin mengandung soya dan jagung yang telah direkayasa secara genetis.
Bakteri Salmonella dan aflatoxins – potent toxic, carcinogenic, mutagenic, agen penahan imun yang dihasilkan oleh spesies jamur Aspergillus – telah sering ditemukan pada susu formula di pasaran, begitu juga dengan Enterobacter sakazakii, patogen yang dibawa oleh makanan yang dapat menyebabkan sepsis (infeksi bakteria yang berlebihan pada saluran darah), meningitis (radang selaput otak) dan necrotising enterocolitis (infeksi dan radang pada usus besar dan usus kecil) pada bayi baru lahir.
Pengepakan susu formula kadang-kadang tercemar dengan pecahan kaca dan pecahan-pecahan logam serta bahan-bahan industri kimia seperti phthalates dan bispenol A (keduanya merupakan penyebab kanker) dan baru-baru ini, di bagian pengepakan terdapat isopropyl thioxanthone (ITX; juga dicurigai sebagai penyebab kanker).
Susu formula bayi juga mungkin mengandung kadar racun atau logam berat, seperti aluminium, mangan, kadmium dan timbal yang berlebih.
Yang harus diperhatikan secara khusus adalah susu formula soya karena tingginya level tanaman yang dihasilkan dengan oestrogen (phytoestrogen) yang terdapat di dalamnya. Malahan, konsentrasi phytoestrogen yang terdeteksi di dalam darah bayi yang mengkonsumsi susu formula soya bisa mencapai 13,000 – 22,000 kali lebih tinggi dari konsentrasi oestrogen alami. Oestrogen dalam dosis yang lebih tinggi dari yang biasa ditemukan di dalam tubuh dapat menyebabkan kanker.
Monday, August 4, 2008
Laporan PEKAN ASI 2008 BANDUNG
Alhamdulillah, akhirnya Event Menyusui Serentak di
).. beneran Bayi termuda umur 18 hari
.. hebatnya,..saking antusiasnya..si ibu yang juga sempet nyasar tetep semangat untuk gabung di acara ini..padahal bayinya masih 18 harii (nuhun the wilda pa lagi sempet babawaan kue, sun buat kakanya yg cantik dan pinter
)…
Terima kasih juga buat..jeng Ratih bundanya Alika..meski baru sembuh dari diare..alika akhirnya ketemu dan main ma Kaka Malya, Mba fitri ibunya Almira ..hai sayang ketemu lagi kita..makin pangling makin gede dan cantik yah, Sessy dan baby caira kamu makin gemesin aja..dulu ketemu blum mpasi sekarang bundanya dah heboh perbekalan MPASI, dan buat Mba/teh Rina makasih yang udah rela kabur ngantor sampe katanya di anterin tukang parkir biar cepet hehehe, meski Tatanya ditinggal..lain waktu tar kita ketemu yahhh…juga buat Frita dan baby Dinannya yg lucu bgt tetangga ku, dann Dian (dulu pertama ketemu masih hamil gede) datang berdua saja dengan baby ganteng Chesta yang lagi lagi nyasab sampe Cilengkrang jauh di ujung
Sepertinya sudah sangat panjang dan saya ga mungkin cerita detail, saya mau mengucapkan terima kasih tak terhingga untuk teman teman semua yang sudah rela meluangkan waktu dan mau bersusah susah mencapai lokasi rumah saya..terima kasih..semoga hubungan silaturahmi kita terjaga terus dan tentunya ingat bahwa kita semua tidak sendiri…semangat!! Juga buat para suami yang dengan sabarnya menunggui busui busuinya..dukungan bapak santa berarti buat kami..
Untuk temen temen pers.. trima kasih pemberitaannya meski ada yang sedikit lebay(ditulis belasan) hehehehe
http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=25869
Berita berita terkait PEKAN ASI 2008:
PS: Berita2 tentang Pekan ASi 2008 bisa dilihat di :
http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/02/08484514/200.ibu.menyusui.di.gelanggang.bulungan..
http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/02/11134729/dua.ratus.ibu.serentak.menyusui
http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/02/15433849/ketika.ibu.menyusui.saling.berbagi...
http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/02/14551099/bekerja.tapi.harus.menyusui.enggak.masalah...
http://www.liputan6.com/sosbud/?id=163157
http://www.elshinta.com/v2003a/readnews.htm?id=54472
http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=25869
http://newspaper.pikiran-rakyat.co.id/prprint.php?mib=beritadetail&id=25955
http://www.oyr79.com/news/200-ibu-menyusui-di-gelanggang-bulungan/
http://www.thejakartapost.com/news/2008/08/03/breastfeeding-group-calls-more-facilities.html
http://tv.kompas.com/content/view/4178/2/
Kemaren yang datang kerumah the Ririn dan Akang Photografer Pikiran Rakyat, The Mba astri dan Akang Kameramen Bandung TV, Mas dari republika dan Mas dari TV One terima kasih semuanya, mohon maaf kalo penerimaannya seadanya.
Salut juga untuk teman teman AIMI & milis AFB di Jakarta BRAVO!!Acaranya sukses yah..juga temen temen di kota lainnya : Semarang, Yogyakarta, palembang, medan ..selamat yah dan perjuangan belum berakhir ..
Foto foto menyusul karena hari ini ternyata kabel data tertinggal.
Sumber Dari mom kav dan Ija
Friday, August 1, 2008
MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA - hadir di Bandung-
| Start: | Aug 2, '08 09:30a |
| Location: | KOMPLEK SIMPAY ASIH Jl. Giri Rahayu II No. 5 Cijambe Bandung |
=========================================================
Dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia Agustus 2008, Asosiasi
Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) mengajak para ibu untuk berpartisipasi
aktif dalam acara Menyusui Serentak Ibu Indonesia.
Tema Peringatan Pekan ASI Sedunia tahun ini adalah Mother Support :
Going for The Gold. Ya, kita semua yakin!! Dukungan sesama ibu
menyusui adalah kunci keberhasilan menyusui secara ekslusif.
Untuk semakin memantapkan dukungan kita kepada ibu-ibu menyusui,
AIMI dengan bangga mengajak semuanya untuk berpartisipasi dalam
acara : "MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA" yang akan diselenggarakan pada :
Hari, Tanggal : Sabtu, 2 Agustus 2008
Pukul : 09.00 – 13.00 WIB
Tempat : Auditorium Gelanggang Remaja Bulungan, Jln. Raya
Bulungan No. 1
Jakarta Selatan
=========================================================
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) menyelenggarakan acara puncak
peringatan Pekan ASI Sedunia di Jakarta, pada tanggal 2 Agustus 2008.
Tak mau ketinggalan dari Jakarta, beberapa perwakilan AIMI di daerah
juga menyelenggarakan acara serupa.
Berikut ini informasi lengkapnya :
SEMARANG
Hari dan Tanggal : Sabtu, 2 Agt 2008
Waktu : Jam 10.30- selesai
Lokasi : Paparons Pizza Simpang5 Lt.2
Contact Person : Uci | 085290656168 | momkavinija@ yahoo.co.id
Dyah Puspita | 0811276250 | dyah.arum@yahoo. co.id
PALEMBANG
Hari dan Tanggal : Sabtu / 2 Agustus 2008
Pukul : 15. 00 WIB s/d 17. 00 WIB
Tempat : Rumah Moms Adhe Kania
Jl. K. H. A. Dahlan No. 74, bukit kecil, Palembang
Contact Person : Moms Adhe Kania - 0817216482
MEDAN
Hari/tanggal : Sabtu/tgl 9 Agustus'08
Jam : 11.00-13.00 WIB
Tempat : RM Koki Sunda, Medan
Contact Person : Diah - 081361361168
JOGJAKARTA
Hari dan Tanggal : Minggu, 10 Agustus 2008
Tempat : Halaman Timur Gedung Rektorat Universitas Negeri
Jogjakarta
Contact Person : Kunsri : 0813 28791606 atau Diani 0274 3224540
========================================================
DANNN di Bandung kota kita tercinta juga aya mom.. yuk ayuk gabung yuk :
Hari dan tanggal : Sabtu, 2 Agustus
Tempat : Rumah ku(anni) - KOMPLEK SIMPAY ASIH
JL.GIRI RAHAYU II No. 5 Cijambe Bandung
Telp. 022 76224122/081321009279/70762526/081394466239
CP : Dede / Yani
Ibu yang ikut menyusui serentak akan mendapatkan sertifikat partisipan acara ini.Partisipasi Anda di acara MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA ini akan tercatat sebagai dukungan paling nyata untuk kesuksesan ASI Eksklusif 6 Bulan hingga 2 tahun atau lebih..
Dukung Ibu Memberikan yang Terbaik !!
Salam ASI !
Tuesday, July 8, 2008
MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA
| Start: | Aug 2, '08 09:00a |
| End: | Aug 2, '08 1:00p |
| Location: | Auditorium Gelanggang Remaja BULUNGAN jl. Raya Bulungan No. 1, Jakarta Selatan |
bulan depan kan ada acara akbar nih di seluruh dunia,
namanya WORLD BREASTFEEDING WEEK
tahun ini, temanya:
<< Mother Support: Going for the Gold! >>
artinya,
dukungan sesama ibu menyusui adalah kunci keberhasilan menyusui eksklusif!
nah, ITU ADA DI SINI.. di milis kita tercinta ini........ASI FOR BABY
nah, AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) juga pengin ikut doonk meramaikan acara ini.
namanya:
MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA
<
dan AIMI ingin mengajak para bunda di sini untuk bareng-bareng yuk..
kita ngumpul-ngumpul
hari SABTU, 2 AGUSTUS 2008
di Auditorium Gelanggang Remaja BULUNGAN
(jl. Raya Bulungan No. 1, Jakarta Selatan)
dari jam 9 pagi ampe jam 1 siang
di sana kita gelar acara MENYUSUI SERENTAK!
(jangan takut, nga bakal porno kok..
karena masing-masing peserta bakal menyusui pake apron, dibagi-bagi gratis
loh!)
selain itu, kita bisa juga sekalian kopdar,
bisa sharing ke sama ibu menyusui yang lain...
sekalian dapet ilmu lagi tentang ASI karena bakal ada talkshow juga tentang
ASI bersama dokter Utami Roesli dan seleb yang masih menyusui,
sekalian kemungkinan besar bisa dapet door prize... wow!
sekalian juga belanjaaa... soalnya ada BAZAAR juga!
lengkap bangeeeet... . waaah, seru kan!
beberapa persyaratannya:
- Peserta akan dibatasi sebanyak 200 orang.
- Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 30 Juli 2008 pukul 18.00 WIB.
- Masih menyusui (baik bayi maupun toddler).
- Selama acara DILARANG memperlihatkan dot dan botol susu beserta isinya.
HTM : 25.000,-/orang
Peserta akan memperoleh apron menyusui dan sertifikat
serta mendengarkan talkshow tentang berbagai manfaat ASI yang dipandu oleh
pakar ASI dr. Utami Roesli.
hayo, buruan!
kontak ke:
Putri Tambunan
daftar-event@ aimi-asi.org
sampai ketemu ya di sana.......
salam ASI!
ps: silahkan kalau mau di-forward ke blognya, ke temen-temennya, ke
sodara-sodaranya.
Thursday, June 5, 2008
KELAS ASI @BANDUNG
| Start: | Jun 22, '08 09:00a |
| End: | Jun 22, '08 1:00p |
| Location: | Derisol Jl. Citarum 24 Bandung. |
Halo ibu dan ayah yang di Bandung dan sekitarnya,
KLASI YOP kembali akan mengadakan kelas ASI bagi ibu bekerja pada hari Minggu, 22 Juni 2008, pukul 09.00 - 13.00 bertempat di Derisol Jl. Citarum 24 Bandung.
Materi Kelas ASI ini antara lain:
1. Pengetahuan Dasar Tentang ASI
2. Teknik Menyusui (perlekatan dan posisi menyusui yang tepat)
3. Teknik Memerah dan Manajemen ASI Perah
4. RUD Ibu Menyusui (obat-obatan yang aman/tidak aman buat ibu menyusui)
Materi akan disampaikan oleh TIM ASI YOP disertai demo/praktek dan diskusi
kelompok. Melalui kelas ASI ini peserta akan memperoleh pengetahuan yang
komprehensif sekaligus mendengar sharing kiat-kiat menangani kendala di
kantor dan di rumah ketika kembali bekerja (misalnya bagaimana "mencuri
waktu" untuk memerah, bagaimana memerah tanpa ada fasilitas khusus ruangan,
bagaimana mengajukan usulan ada ruang ASI).
Biaya Rp 50.000,- per orang, atau Rp. 90.000 untuk Pasangan. Biaya ini sudah
termasuk makan siang dan CD materi.
Bagi yang berminat menjadi peserta, silakan mengisi dan mengirimkan formulir
pendaftaran di bawah ini ke dinnykaa@gmail.com dengan subject "Kelas ASI". atau sms ke 081394414422 (Dinny). Tempat Terbatas!
*Dianjurkan untuk tidak membawa anak.
Formulir Pendaftaran Kelas ASI
Nama Lengkap 1 : _____________________________ (diisi oleh peserta
perorangan)
Nama Lengkap 2 : _________________________ (diisi apabila mengajak pasangan)
Alamat: __________________________________________________________
Nomor telepon/HP yang mudah dihubungi: _______________________________
Email yang aktif di gunakan: _____________________________ (untuk
mengingatkan peserta)
Jumlah anak: __________
Usia anak: ____________ (bulan/tahun)
Permasalahan yang sedang atau pernah dihadapi dalam proses menyusui:
____________________________________________________________
Salam SEHAT
Tim ASI Yayasan Orangua Peduli
Kegiatan Memerah ASI
Aktivitas ini dimulai sejak punya anak..tepatnya sejak beberapa minggu melahirkan.. namun lebih intens sejak Malya berusia 2 bulan.. persiapan nyetok ASIP buat kembali kerja..nah ini (mungkin)
belum lagi aku pernah tuh saking hopeless nya membiarkan mamaku mengompres dan memasage PD ku sambil nahan2 sakit..dan mamaku massage dengan nada mengancam dunk kira2 begini " kalo di biarin mau di beset dokter??!!" gubrak. pasrah..
paling enak kalo dah lancar trus di pompa sedikit2.. kalo udha ada asi yang keluar buru buru disusukan langsung ke malya .. duhhhh rasanya segala duka lara PLONGGGGGG bangett..langsung kempess pess..dan rasanya tiada tara ..
kesakitan waktu PD bengkak membuat saya jadi percaya hal - yang ga logis saking seringnya salah satunya ada yang bilang kalo PD bengkak itu karena saya makan serah/ kulit beras, dari situ saya hati2 banget kalo makan nasi di buyar2 kan hahahhaaa
halah jadi cerita itu..sebenernya mu cerita udha sebulan terakhir ini aku ga merah ASI loh (loh ko sound sound proud?? ngga lahh ga bgt ) ini gara gara ASIP yg di tinggalin sellauuuu dan selalu nyisa.. tapi frekuensi malya mimi ASI bnayak nya yah langsung dari gentongnya...
sampe berpikir apa malya coba dikenalin botol beserta dotnya ...pernah iseng botol dan dot hadiah yg masih baru diisi susu UHT samas ekali Malya ga tertarik tuhh, cuma di emut2 aja sebnetar trus di tumpah2 lewat bolong kecilnya.. sambil kembali nyari "nenen"
walhasil ASIP perahan selalu sisa.. dan akhirnya stok ASIP beku makin nambah..tepat udah dua bulan lalu saya masih merah sekali aja itu pun dilakukan dirumah ..
dan hari ini tepatnya tadi pagi dalam perjalanan ke kantor mikir apa menghentikan kegiatan ini bisa menjadi bagian dari slow weaning yah??.. tidakkk!!!
tentunya saya belum mau melepas kebersamaan itu..GA DEHH JAUH JAUH DULU PIKIRAN INI still 7 months to go...
dan berpkir lagi kalo ga merah ASI hormon pencetus produksi ASI logikanya akan memerintah kan memproduksi sesuai yang dikeluarkan dong ya..
sedangkan pengeluaran ku untuk ASIP di stop..tentunya akan pengaruh
ke produksi ASI..
berpikir
untuk menjaga ketersediaan ASI dalam Pabrik jadi baiklahh sore ini diniatkan untuk kembali memerah asi..demi Malya..
Tuesday, May 6, 2008
hmmm..what is the next step??
temen ku merasa "yaa pantesan karena udah pernah icip sufor jadinya si bayi keenakan" dan mendecide memberikan sufor dalam botol+dot, meski katanya cuma sehari sekitar 2 botol the rest ASI..duhh sedih deh
tapiiii paling utama hari ini diriku menyalahkan diri sendiri karena emang sampe hari ini belum sempet nengok (padahal
tapi ngga boleh patah semangat toh ini demi kebaikan bayi dan Ibu...meski keputusan akhir diserahkan pada sang Ibu..at least saya sudah berjuang sampe titik akhir..
So what is the Next plan ...??? So far Print Artikel Kisah Suka duka temen2 yang berhasil memberikan ASIX? Print Artikel Pemberian SUFOR??.. apa lagi yah kira kira mom...
Friday, April 25, 2008
KOPDAR BANDUNG
| Start: | Apr 27, '08 1:00p |
| Location: | De' Risol (cafe & resto) Jl. Citarum No. 24 - Bandung |
Untuk semua ibu ibu, calon ibu, Busui, Bumil, ato ibu - ibu yang punya balita/batita yang lulus ASIX...ikutan yuk kita kumpul kumpul sambil ngupi2..makan risol.. ngerumpi soal ASI dan sekelumitnya. ..acaranya tentang
ASI EKSKLUSIF, ada yang berhasil tapi ada yang gagal...........
Sharing and Caring between BreastfeedingMoms and BreastfeedingMom - Wanna Be Breastfeeding moms will share thejoy, the tears, the blessing, the sacrifices, the unbelievable andunforgetful moments of ASI Eksklusif... ...
hayu hayu...
HTM cuma Rp. 25 000 aja per orang, ato ada yg mau ngikut ngobrol aja ga akan makan hayukk hayukk..
PIC : DEDE Bubunya Alifa
ym: dd_singlenomore
hp 081394466236
flexi 022.76004989
rumah 6012157
ato via aku juga bolehhh :
Yanni : 081321009279 / 022 76224122
Ayo mom bandung diantos ..kita berbagi ilmu sambil ngerumpi tentunya pokonya All will be welcomed!!hayu hayu.. warga bandung, ato orang bandung, yg lagi mau kebandung, yg mau jjs ke bandung.. gabung yukk...
sampai jumpa di Bandung
Tuesday, March 4, 2008
harian kompas "Heboh Susu Formula dan Buku Menkes"
| Rating: | ★★★★ |
| Category: | Other |
Rabu, 5 Maret 2008 | 01:38 WIB
oleh : *IRWAN JULIANTO*
Dua pekan terakhir media dan masyarakat dihebohkan oleh berita temuan para
peneliti Institut Pertanian Bogor bahwa susu formula yang beredar di pasaran
tidak steril karena mengandung bakteri Enterobacter sakazakii yang dapat
menyebabkan infeksi meningitis pada bayi. Sayangnya, pejabat Departemen
Kesehatan justru menuding penelitian itu tidak sahih dan mungkin disponsori
pihak luar.
Padahal, susu formula (untuk bayi lahir normal), menurut Badan Kesehatan
Dunia (WHO), memang tak perlu sama sekali steril karena biaya produksinya
bakal amat mahal dan vitamin yang difortifikasi akan rusak. Bakteri seperti
E sakazakii dalam susu formula—kalau toh ada—tak perlu kelewat dikhawatirkan
karena dapat dijinakkan dengan cara penyiapan dan pemberian susu formula
yang higienis.
Yang perlu diprihatinkan oleh Depkes dan konsumen seyogianya adalah terlalu
besarnya ketergantungan masyarakat pada susu formula. Pada saat perekonomian masyarakat menengah bawah sulit seperti saat ini, seharusnya Depkes lebih gencar mempromosikan air susu ibu (ASI) eksklusif.
Sejarah pernah mencatat betapa produsen susu formula multinasional pernah
begitu dominan dan memasarkan produk mereka secara tak etis ke negara-negara dunia ketiga hingga jutaan bayi mengalami diare, dehidrasi, dan kehilangan nyawa. Kelompok konsumen War on Want dari Inggris menemukan praktik penyuapan produsen susu formula kepada para bidan dan dokter anak agar ibu-ibu yang baru melahirkan didorong untuk tak menyusui anak mereka
sehingga konsumsi susu formula dapat digenjot. Puncaknya, berkat lobi dan
tekanan organisasi/aktivis konsumen internasional awal tahun 1980-an, WHO
dan Unicef mengeluarkan Kode Pemasaran Internasional Pengganti ASI, yang
antara lain melarang pemasangan gambar bayi di kaleng susu formula.
Ulah WHO dan Unicef ini tentu tak menggembirakan negara-negara industri. Tak
heran ketika WHO atas desakan organisasi konsumen dunia tahun 1984-1986
mencoba untuk membuat Kode Pemasaran Obat guna menekan praktik
industrio-medical complex (kontrak-mengontrak dokter oleh industri farmasi),
upaya itu kandas. Amerika Serikat mengancam akan cabut dari WHO. Dirjen WHO Halfdan Mahler, yang asal negeri Skandinavia, kemudian digantikan oleh
Hiroshi Nakajima asal Jepang, yang tentu lebih pro-AS.
*Skandal pencurian virus*
Dalam perjalanannya, WHO sebagai organisasi kesehatan di bawah PBB memang sarat dengan tarik-menarik kepentingan politik dan ekonomi negara-negara angggotanya. Contoh paling mutakhir adalah sikap mbalelo Indonesia yang tak mau mengirim sampel virus flu burung kepada WHO. Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari khawatir virus H5N1 itu akan dijadikan bahan pembuatan vaksin oleh industri negara-negara maju yang kemudian harus dibayar mahal oleh rakyat negara-negara yang terjangkit flu burung, termasuk Indonesia yang mengirimkan sampel virus tadi.
Drama diplomasi dan perdebatan masalah inilah yang dituangkan oleh Menkes RI
dalam bukunya, Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu
Burung, yang diluncurkan di Jakarta tanggal 6 Februari lalu. Baru genap dua
pekan beredar, edisi bahasa Inggris buku itu, It's Time for the World to
Change-in the Spirit of Dignity, Equity, and Transparency. Divine Hand
Behind Avian Influenza, sudah menghebohkan dunia internasional. Jubir Deplu
AS Susan Stahl, seperti dikutip harian Australia, The Age (21/2), membantah
bahwa sampel virus flu burung Indonesia telah dikirim ke laboratorium
senjata biologi Pemerintah AS di Los Alamos, New Mexico.
Petinggi WHO untuk keamanan kesehatan, David Heymann, menyatakan bahwa
Menkes Fadilah Supari memperoleh instruksi dari Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono untuk menarik dari pasar. Menkes menyatakan, ia atas inisiatif
sendiri menarik buku edisi bahasa Inggrisnya untuk diedit ulang karena ada
kesalahan penerjemahan. Walaupun dikatakan telah ditarik, hingga hari Minggu
(2/3) toko buku QB di Kemang masih men-display belasan buku itu.
Coba kita simak isi buku edisi bahasa Indonesia halaman 17: "Data sequencing
DNA diberlakukan sebagai dari mereka yang berada di Los Alamos. Kapan akan
dibuat vaksin dan kapan akan dibuat senjata kimia, barangkali tergantung
dari keperluan dan kepentingan mereka saja." Diterjemahkan menjadi: "The DNA
sequence data of H5N1 virus had been the privilege for the scientists in Los
Alamos. Whether they used it to make vaccine or develop chemical weapon,
would depend on the need and the interest of the US government."
Memang dalam edisi bahasa Indonesia tidak disebutkan secara eksplisit kata
"Pemerintah AS". Namun, di halaman 19 lagi-lagi tersurat dan tersirat
kekhawatiran Menkes bahwa virus flu burung Indonesia dapat dijadikan senjata
biologi.
Lepas dari spekulasi soal senjata biologi ini, gugatan Menkes RI terhadap
nasib sampel virus flu burung Indonesia jika dibuat vaksin tanpa melibatkan
Indonesia adalah sah adanya.
Ini mengingatkan kita akan sengketa Pemerintah Perancis (masa Presiden
Mitterand) dengan Pemerintah AS (masa Reagan) soal pembagian royalti paten
tes antibodi untuk HIV/ AIDS. Tahun 1983 ilmuwan Institut Pasteur yang
dipimpin Luc Montagnier mengklaim menemukan virus penyebab AIDS dari darah
seorang pramugara gay. Sampel virus itu kemudian dikirim ke laboratorium
Robert Gallo di Bethesda, Amerika Serikat. Tahun 1984, Gallo mengklaim bahwa
ia dan timnya berhasil mengisolasi virus penyebab AIDS, bahkan ia kemudian
menemukan cara mengetes antibodi orang yang terinfeksi virus itu yang
kemudian dikenal sebagai tes ELISA.
Sejarah menunjukkan, Gallo telah "memakai" sampel virus tim Montagnier.
Gallo pun menjalani persidangan integritas dan etika keilmuwanannya. Dengan
terpaksa Reagan memberi konsesi bagi hasil tes antibodi HIV kepada
Pemerintah Perancis dan tim Montagnier. Hal ini terungkap dalam buku And the
Band Played On-Politics, People, and the AIDS Epidemic karya wartawan Randy
Shilts.
Mudah-mudahan sampel virus H5N1 asal Indonesia yang jauh lebih ganas
dibandingkan dengan virus flu burung Vietnam tidak mengalami nasib serupa
HIV temuan Montagnier.
--
Taken From :
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)
www.aimi-asi.org
Menyusui: Anak Sehat, Keluarga Bahagia
AIMI adalah organisasi nirlaba yang berbasis kelompok sesama ibu menyusui
dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, informasi tentang ASI &
prosentase ibu menyusui di Indonesia.