Showing posts with label diare. Show all posts
Showing posts with label diare. Show all posts

Thursday, October 13, 2011

entamoeba-histolitica

Rating:
Category:Other
1.1PENDAHULUAN
Entamoeba histolytica merupakan salah satu spesies dari Rhizopoda. Pertama kali ditemukan oleh Losch pada tahun 1875 dari tinja seorang penderita disentri di Rusia. Schaudinn berhasil membedakannya dengan Entamoeba coli yan merupakan parasit komersial di dalam usus besar. Pada tahun 1913, Walker dan Sellards membuktikan bahwa Entamoeba histolytica merupakan penyebab penyakit koletis amebic (Srisasi Gandahusada, dkk, 2006).
1.2HOSPES
Hospes parasit ini adalah manusia. Penyakit yang menjadi akibat dari adanya Entamoeba histolitica disebut amebiasis (anonym, 2009).
1.3DISTRIBUSI GEOGRAFIK
Amebiasis terdapat di seluruh dunia atau bersifat kosmopolit. Parasit ini terutama ada di daerah tropic dan daerah beriklim sedang (Srisasi Gandahusada, dkk, 2003).
1.4MORFOLOGI
Entamoeba histolytica mempunyai tiga stadium, yaitu bentuk histolitika, minuta dan kista. Bentuk histolitika yang bersifat pathogen dan bentuk minuta yang merupakan bentuk esensial adalah bentuk trofozoit, sedangkan bentuk kista bukan merupakan bentuk pathogen tapi merupakan bentuk infektif (Rasmaliah, 2003)
1.5DAUR HIDUP
Daur hidup E. histolytica sangat sederhana, dimana parasit ini didalam usus besar akan memperbanyak diri. Dari sebuah kista akan terbentuk 8 tropozoit yang apabila tinja dalam usus besar konsistensinya padat maka, tropozoit langsung akan terbentuk menjadi kista dan dikeluarkan bersama tinja, sementara apabila konsistensinya cair maka, pembentukan kista terjadi diluar tubuh. (Brotowidjoyo,1987).
Amoebiasis terdapat diseluruh dunia (kosmopolit) terutama didaerah tropikdan daerah beriklim sedang. Dalam daur hidupya Entamoeba histolytica memiliki 3stadium yaitu:
1. Bentuk histolitika.
2. Bentuk minuta
3. bentuk kista
Bentuk histolitika dan bentuk minuta adalah bentuk rofozoit. Perbedaan antarakedua bentuk tropozoit tersebut adalah bahwa bentuk histolytika bersifat fatogendan mempunyai ukuran yang lebih besar dari bentuk minuta. Bentuk histolitikaberukuran 20 – 40 mikron, mempunyai inti entamoeba yang terdapat di endoplasma.Ektoplasma bening homogen terdapat di bagian tepi sel, dapat dilihat dengan nyata.Pseudopodium yang dibentuk dari ektoplasma, besar dan lebih seperti daun, dibentuk dengan mendadak, pergerakannya cepat. Endoplasma berbutir halus, biasanya tidak mengandung bakteri atau sisa makanan, tetapi mengandung sel darah merah. Bentuk histolytica ini patogen dan dapat hidup dijaringan usus besar, hati, paru, otak, kulit dan vagina. Bentuk ini berkembang biak secara belah pasang di jaringan dan dapat merusak jaringan tersebut sesuai dengan nama spesiesnya Entomoeba histolitica (histo= jaringan, lysis = hancur).
Bentuk minuta adalah bentuk pokok esensial, tanpa bentuk minuta daur hidup tidak dapat berlangsung, besamya 10-20 mikron. Inti entamoeba terdapat di endoplasma yang berbutir-butir. Endoplasma tidak mengandung sel darah merah tetapi mengandung bakteri dan sisa makanan. Ektoplasma tidak nyata, hanya tampak bila membentuk pseudopodium. Pseudopodium dibentuk perlahan-lahan sehingga pergerakannya lambat. Bentuk minuta berkembang biak secara belah pasang dan hidup sebagai komensal di rongga usus besar, tetapi dapat berubah menjadi bentuk histolitika yang patogen.
Bentuk kista dibentuk di rongga usus besar, besamya 10 -20 mikron, berbentuk bulat lonjong, mempunyai dinding kista dan ada inti entamoeba. Dalam tinja bentuk ini biasanya berinti 1 atau 2, kadang-kadang terdapat yang berinti 2. Di endoplasma terdapat benda kromatoid yang besar, menyerupai lisong dan terdapat juga vakuol glikogen. Benda kromatoid dan vakuol glikogen dianggap sebagai makanan cadangan, karena itu terdapat pada kista muda. Pada kista matang, benda kromatoid dan vakuol glikogen biasanya tidak ada lagi. Bentuk kista ini tidak patogen, tetapi dapat merupakan bentuk infektif.
Entamoeba histolytica biasanya hidup sebagai bentuk minuta di rongga usus besar manusia, berkembang biak secara belah pasang, kemudian dapat membentuk dinding dan berubah menjadi bentuk kista. Kista dikeluarkan bersama tinja. Dengan adanya dinding kista, bentuk kista dapat bertahan terhadap pengaruh buruk di luar tubuh manusia (Rasmaliah, 2003)
1.6PATOLOGI DAN GEJALA KLINIS
Bentuk klinis yang dikenal ada dua, yaitu amebiasis intestinal dan amebiasis ekstra intestinal. Amebiasis kolon intestinal terdiri dari amebasis kolon akut dan amebasis kolon menahun. Amebasis kolon akut gejalanya berlangsung kurang dari satu bulan, biasa disebut disentri ameba memiliki gejala yang jelas berupa sindrom disentri. Amebasis kolon menahun gejalanya berlangsung lebih dari satu bulan, disebut juga koletis ulserosa amebic, gejalanya bersifat ringan dan tidak begitu jelas.
Amebasis ekstra intestinal terjadi jika amebasis kolon tidak diobati. Dapat terjadi secara hematogen, melalui aliran darah atau secara langsung. Hematogen terjadi bila amoeba telah masuk di submukosa porta ke hati dan menimbulkan abses hati, berisi nanah warna coklat. Cara langsung terjadi bila abses hati tidak diobati sehingga abses pecah, dan abses yang keluar mengandung ameba yang dapat menyebar kemana-mana.
1.7DIAGNOSIS
Cara mendiagnosa gangguan yang ditimbulkan oleh Entamoeba histolitica adalah sesuai dengan gejala atau gangguan yang terjadi, antara lain sebagai berikut :
1.Amebiasis kolon akut, diagnosis ditegakkan bila terdapat sindrom disentri disertai sakit perut atau mules. Diare lebih dari 10 kali dalam sehari. Dan diagnosis laboratorium ditegakkan dengan menemukan species ini dalam bentuk histolitika di dalam tinja (S.M. Salendu dan Worou, 1996)
2.Amebiasis kolon menahun, terdapat gejala ringan diselingi dengan obstipasi. Jika dalam tinja tidak ditemukan spesies ini, himbauan agar pemeriksaan tinja dilakukan secara berturut-turut selama tiga hari dapat juga dengan melihat kelainan di sigmoid
3.Amebiasis hati, secara klinis dapat dibuat jika terdapat gejala berat badan menurun, badan lemah, demam, tidak nafsu makan disertai pembesaran hati. Pada pemeriksaan radiologi biasanya didapatkan peninggian diafragma dan pemeriksaan darah ada leukositosis (Srisasi Gandahusada, 2006).
1.8PENGOBATAN
Obat untuk gangguan yang disebabakan oleh Entamoeba histolitika antara lain Emetin hidroklorida, Klorokuin, Antibiotik dan Metronidazol atau Nitroimidazol.
1.9PENCEGAHAN
Cara untuk mencegah agar tidak menderita gangguan yang disebabkan oleh Entamoeba histolitica antara lain sebagai berikut :
1.Tidak makan makanan mentah (sayuran,daging babi, daging sapi dan daging ikan), buah dan melon dikonsumsi setelah dicuci bersih dengan air.
2.Minum air yang sudah dimasak mendidih baru aman.
3.Menjaga kebersihan diri, sering gunting kuku, membiasakan cuci tangan menjelang makan atau sesudah buang air besar.
4.Tidak boleh buang air kecil/besar di sembarang tempat, tidak menjadikan tinja segar sebagai pupuk; tinja harus dikelola dengan tangki septik, agar tidak mencemari sumber air.
5.Di Taman Kanak Kanak dan Sekolah Dasar harus secara rutin diadakan pemeriksaan parasit, sedini mungkin menemukan anak yang terinfeksi parasit dan mengobatinya dengan obat cacing.
6.Bila muncul serupa gejala infeksi parasit usus, segera periksa dan berobat ke rumah sakit.
7.Meski kebanyakan penderita parasit usus ringan tidak ada gejala sama sekali, tetapi mereka tetap bisa menularkannya kepada orang lain, dan telur cacing akan secara sporadik keluar dari tubuh bersama tinja, hanya diperiksa sekali mungkin tidak ketahuan, maka sebaiknya secara teratur memeriksa dan mengobatinya.

DAFTAR PUSTAKA
anonim. 2009. Bahan Penyuluhan Pencegahan Penyakit Parasit Usus yang Sering Terjadi. http://www.cdc.gov.tw/public/Attachment/821314143071.pdf (1-4-2009/17:46)
anonim. 2009. Protozoa. http://www.sonic-stu.com/images/sains%20modern.pdf(1-4-2009/17:36)
Pustekkom. 2005. Protozoa. http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=134&fname=bio_106_kb1_hal5.htm (1-4-2009/15:41)
Rasmaliah. 2003. Epidemiologi Amoebasis dan Upaya Pencegahannya. http://library.usu.ac.id/download/fkm/fkm.rasmaliah.pdf (7-4-2009/16:27)
S.M. Salendu dan Warouw. 1996. Evaluasi Klinis Sindrom Disentri Anak di RS Gunung Wenang Manado. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/05EvaluasiKlinisSindromDisentriAnak109.pdf/05EvaluasiKlinisSindromDisentriAnak109.html (7-4-2009/16:31)
Srisasi Gandahusada, dkk. 2006. Parasitologi Kedokteran. Jakarta : Fakultas Kedokteran UI edisi ketiga.

sumber http://tiszyaszya.wordpress.com/2011/06/28/entamoeba-histolitica/

Monday, October 19, 2009

Ujian terberat bulan Ini..Muntah disertai Diare nya Malya

Minggu lalu saat banyak orang deg deg an menanti calon menteri.. saya juga ikut deg degan dan mungkin lebih dari deg degan ..cemas luar biasa meski terbungkus rapi oleh rasa tenang dan kesibukan bersih bersih ...

Minggu lalu juga minggu Ujian UAS ..untungnya ujian sudah terlewati tapi ujian terberat masih berjalan..

Malya 2 thn 9 bulan Kamis sore(15 oct) sepulangnya kerumah jam 7an malam dapat kabar kalo Malya muntah banyakkk sekali, katanya karena kekenyangan menurut (pengasuh dan Eyang putrinya) hari itu Malya makan sampe 4 kali dngan menu (sarapan ; nasi +sayur bayam+nugget); bekal sekolah (mie goreng), potongan buah mangga + UHT; makan siang nya pindang ikan - sore makan bayam lagi..(cemilannya saya ga tau

persis dia makan apa aja di sekolah)..tapi at last ga ada yg dimakan waktu sekolah hari itu..semuanya normal seperti biasa..minggu2 kmarein nafsu makannya malya lagi bagus bagusnya..beratnya aja sampe 18 kg..

Pas saya dan ayahnya pulang Malya sudha tidur di kamar tamu di bawah, kemudiandipindahkan dia bangun dan meminta minum saya berikan minum hanya kemudian tidak lama muntah lebih dari air yang diminumkan, terus terusan ga berhenti,

malya minta teh manis..saya buatkan yg hangat..diminum kembali tapi terus meminta, saya beri... dan kembali berulang muntah muntah hebat..sampe dengan keluarnya cairan kuning, mulai khawatir karena melihat cairan kuningnya, kondisi terus begitu...beberapa kali meski dah ga dikasi minum tapi ada rasa mual yg mamacu muntahnya lagi....

ayahnya bergegas cari apotik 24 jam mengingat waktu sudah jam 11 lewat, untuk beli pedyalit dan P*C*R* S (karena malya request dibeliin itu)..meski dalam kondisi lemes malya tuh amsih bisa dijaka ngomong dan minta ini itu ..

Seperti biasa yang kepikir di otak kalo liat anak muntah yah cuma satu tetep berikan asupan minuman dan makanan (kalo bisa) biar ngga dehidrasi..dan ini bukan pertama kalinya malya muntah muntah..umur 8 bulan malya pernah muntah juga..hanya dulu obatnya cuma satu ASI ASI dan ASI..

saya minumkan sesendok2 bergantian antar poC***, air mineral hangat, dan teh manis, bergantian..saya tawarkan UHT juga taunya mau dan diminum juga ..tapi ngga lama smua keluar lagi setelah konsumsi susu UHT nya..sedih dehh..ganti baju udah ga terhitung ..spre dah berganti2..mulai paniki tapi tetap observasi(kepikiran malya keracunan makanan karena ga ada demam, flu dan batuk)..telp teteh2 senior plus dr ian ku... sudah pada ga aktif hik (yah maklum udah jam 1dini hari..tapi sempet bicara sama mbak Pat..yg baru melahirkan nuhun nuhun mbak)

Mal lemes setelah muntah,tertidur, sebentar kemudian bangun, minta minum karena bnayaknya cairan kemungkinan sudah ada dehidrasi karena terus merasa haus..namun terus  kembali muntah lagi..jam 3 dini hari malya pup..konsistensi nya lembek kemudian
cair....dari situ mulai terpikir kemungkinan diare indikasi mengarah pada gastroenteritis/GE...

keadaan berlanjut terus sampe pagi hari di hari jumat (16 Oct)..saya coba bujuk dan tawarkan segala macem makanan untuk bisa makan..jumat dipagi hari malya meski cuma tiduran aja nyerocos aja cerita kesana kemari kebetulan kami sedang dikunjungin kerabat dari jawa...malya asik bercerita segala macam kepada bu lik kami (mbah) dari jawa..

Jumat pukul 9 mau makan nasi panas dan telur dadar kurang lebih 5 sendok makan, setelah menolak cereal+susu, bubur, nasi+sup...ga lama setelah makan.. kemudian pup..masih cair dan banyak sekali..tapi udah ga muntah..

Ga kepikir sama sekali tuk kasih obat mampet/obat anti diare...Karenakan sebenarnya Diarekan bentuk mekanisme pertahanan tubuh untuk membuang semua virus dan bakteri yg mengganggu sistem pencernaan... begitu juga sama halnya dengan muntah.  kalau penyakitnya belum keluar semua, trus diare di-STOP, atau muntah di-STOP, bisa-bisa si kuman muter-muter di saluran cerna, berkembang biak lebih banyak, dan bisa berakibat penyakit bertambah berat....iih ngga dehh

jadi tetep pada pemikiran untuk cegah dehidrasi...anjut Malya di berikan kembali pedialyt, air putih ..(sesuai instruksi 5 mnt sekali dan setiap setelah mencret) kemudian ga lama ehh disusul muntah kembali ..lengkap lah kasur dgn pup dan muntah..udah ga karusan perasaaan kuh..mata belel begadang tadinya ga seberapalah dibanding liat malya bisa makan kembali dan udah ga muntah hiks..serba salah rasanya karena satu sisi malya minta minum terus tapi ketika ku ksih terus muntah melebihi apa yg dikonsumsinya..

Jam 1 siang, diputuskan menelpon dr Anto, (thank yah doc yangs elalu welcome dan tulus sabar mendengar keluhan2 dan pertanyaan2 untuk kesekian kalinya) untuk menanyakan kemungkinan selaingastroenteritis, Alhamdulillah bisa nyambung dan mendapat pencerahan dari apa yg saya konsulkan..Mual dan muntah, pup cair tapi tidak ada tanda2 sakit pada perutnya ketika di sentuh atau ditekan .. kembung sih iyah, untungnya sejak pup pertamanya saya ubek2 untuk cek kemungkinan ada darah or lendir ..ternyata ga ada juga...jadi tetep jaga jgn sampe dehidrasi dan observasi terus dilanjutkan..

Sore itu saya juga masih ada satu UAS lagi, tadinya mau bolos aja tapi setelah saya
timbang2 kalo susulan malah lebih repot izin2nya, saya kabur (sempet terjadi tarik ulur karena malay ngikutin smape ke garasi) akhirnya di boongin duhh maaf in yah nak abis kalo tingal paksa pasti nangis kalo dah nangis malya suka muntah ..tinggal sebentar
jam 4 sore..belajar urusan belakangan kebetulan open Book..meski sedikit dilanda kepanikan karena gempa saat ujian...sore itu..

Sampe kembali ke rumah malya ngga pup dan muntah lagi tapi..tidurr terus sampe malem bahkan..saya malah khawatir karena tertidur terus karena saking lemesnya (letargi), pipis nya hanya sekali saja. Jumat malam relatif aman tak ada muntah dan pup lagi meski menolak makan, hanya marie saja yg masuk dan teh manis, sampe sabtu (17 oct) hanya kue marie aja yg mau dimakan..masih lemes tapi ngliat temen2 nya main diluar sore itu dia main keluar ..dan memelas minta main keluar ..saya ijinkan dengan mbak nya ..saya beres2 kamar membabaskan dari segala virus...sampe magrib ,pulang, tertidur..

sabtu malam..pup lagi banyakkk sekali..masih cair...pedialit sudah dibuang krn dah lewat 24 jam, malam itu request mau makan baso, setelah ditawarkan lagi segala macem makanan..bakso dikabulkan dan memang dimakan tuh bakso..karena sudah *Maaf*mencret jadi khawatir cari oralit ke tetangga..ternyata ada oralit bubuk rasa jeruk, diberikan selang seling dnegan sendok air putih, oralit dan teh..trauma selalu muntah kalo minum banyak sok aku stop..

tapi masih greget minumin satu senedok oralit lagi ..berhasil  tapi setelah sendok kedua dari oralit ga lama muntah keluar lagi lahh smuanya ..hiks

Minggu pagi (18 Oct)..mal sudah mau beraktifikas biasa, main sepeda dirumah jalan kesana
kemari dirumah melihat eyang kakungnya yg sudah 1 bln setelah koma sakit dirumah, sudah sgt tidak terlihat mengkhawatirkan...nyemil sana  sini..ragginang..keripik dsb..makan masih susah..alesannya ada ajaa...

menjelang sore mal terus2an bilang "eneq..eneq" kalo udah begitu saya kasih permen..sedkit sekali dan saya coba alihkan perhatiannya dnegan ngobrol kesana kemari..dan mendatangkan nenek (ibuku) untuk mau kasih makan..sukses mau makan..meski malem nya muntah lagi..

Minggu malam pukul 11 mal pup kembali cair tapi tidak banyak, disusul kemudian
.....dan pagi ini Senin (19 Oct) pukul 7 pup kembali masih cair....untungnya pup kali ini di kamar mandi..kasur.. aman

Udah mulai ngga karuan rasanya meski meski dr Anto bilang gastroenteritis bisa sampe 7 - 14 hari ....kalo urusan yg nyuruh ke rs dah bnayakkkk ga terhitung, ada yg kasih resep obat "anti muntah", ada yg kasih obat bekas anaknya, dan my own mom in law menawarkan memakai uangnya untuk segera ke dokter (hehehe aku anggepnya kekhawatiran sebagai bentuk rasa sayang pada cucunya) ibu2 di komplek juga rame via ibu mertua ..sampe juga  ada yg bilang "ooh ibunya malya kan anti dokter" ..greget bukan anti ..ih salah presepsi tapi ahh sudah lah..ga ada waktu menjelaskannya...

..ayahnya malya Alhamdulillah sih masih kompak dan satu suara dgn saya, karena kalopun kamis malam itu kita ke rs (UGD) pasti jatuhnya di infus udha gitu visru di rumah sakit lebih bnayak lagi yang seliweran lebih seram, kita berdua sepakat diobservasi karena malya masih mau minum..dan makan..

banyak yang bilang anak sakit ko dibiarin.. kesannya menyepelekan ...tapi kan saya berpegang sama sumber yang dapat dipertanggungjwabkan, tatalaksana diare hanya perlu cairan ORALIT dan minuman dan makanan seperti biasa ...tapi lain halnya kalo disentri..(diare dgn darah)...

Senin 19 oct, karena jumat saya sudah bolos..saya masuk kerja dan rencana urusan selesai saya mau bergegas pulang.pagi tadi saya buat sop ceker ayam kesukaan nya, Malya muntah setelah minum air putih (klorofil..minta sendiri sama mbaknya).. malya ga menolak sup dan nasi nya, tapi saya tahain pake jangka waktu..sesendok teh hanya dua suapan saja ..kemudian dilanjut 5 +10 menit kemdian, dilanjut minum sesendok air hangat.pedialit baru.. sudah  ada tapi ga ada rasa..belum dibuka karena takutnya malya ga mau konsumsi..
Alhamdulillah pulang bsia aga siang..malya masih ga mau makan total satu hari hanya makan 5 dsm nasi+sop ceker, dan 3 sdm nasi + sate ayam di malam hari..semangka dan jeruk 3/4..magrib malah minta ikut ke alfa untuk beli deterjen yg udha habis ..mal nyopmot tempat minum..baruu lagi (eyang bilang)

Selasa (20 Oct) subuh jam 5 malya bangungin ."bu malya ee"..langsung teperajat..dilihat oohh iyah..dibawa ke kamar mandi..konsistensi masih cair meski ada..merah2 taunya wortel dan semangka (maaf  maaf)..semalam disela tidurnya Malya minta minum air putih dri tempat minum barunya bnayakk 200 ml habis.. dalam 3 kali..

Setelah pup dan sekalian dimandiin .. mal sarapan dengan sate dan sup ayam ..masuk 5 sendok makan.. distop.. dan minta cemilin ceker ayam..


Jam 8 Malya bertanya " ibu ayah mau kemana? kerja?"

"iyah' jawab ayah.."ah ikut".."ibu..ibu ga boleh kerja yah!" sambil menatapku.."kenapa ibu ga boleh kerja?"..."Malya ngga ada temennya..nanti malya sama siapa?"

hiks..

Kupeluk dalam pangkuan sambil dielus elus.. sampe tertidur...di pindahkan ke kasur..dan siap 2 ke kantor.. malya ditinggal kan.. sedih... tapi apa boleh buat telepon sdah berdering aja ..setelah seperti biasa memberi instruksi tth pup..muntah, konsumsi minum dan makannya ..dan untuk dijaga jgn ditinggal... karena hari ini hanya ada Lilis new maid..bu lik dan eyang uti yang sednag diare juga..(nenek dah kabur subuh2 karena mesti ngasuh cucu lain)..

ku titipkan Malya ..kepadaMu Ya Allah..
masih tetap observasi dan bersabar semoga Malya bisa melawan virus GE..(viral gastroenteritis/stomach flu)...

Mohon doanya semoga segera terlalui..
ujian ini..